Selasa, 27 Maret 2012

5 Penyebab Pria Tidak Kunjung Melamar Kekasihnya

Simaklah alasan pria menunda pernikahan yang dikutip dari Huffington Post.

1. Belum Punya Cukup Uang
Uang memang sangat sensitif. Sebagian pria tidak ingin menikah kalau merasa dirinya belum mampu membiayai keluarganya nanti. Bukan berarti dia tidak serius, tapi justru dia ingin memberikan yang terbaik untuk Anda. Pria berpikir bahwa dia lah penopang rumah tangganya dan dia bertanggung jawab atas hal itu. Dengan demikian, Anda harus mengerti dan tetap berada di sampingnya hingga dia siap melamar Anda.

2. Sudah Merasa Terlalu Nyaman dengan Hubungan Asmara
Banyak wanita dan pria yang merasa sudah sangat klop layaknya suami-istri. Bahkan, tidak sedikit di antara mereka yang sering berkunjung ke rumah pasangan dan tinggal di sana selama berhari-hari. Hal itu membuat pria merasa tidak ada bedanya antara ada status menikah atau tidak. Mungkin, mereka juga merasa bosan karena hubungan yang bertahun-tahun. 

Jika Anda mengalami situasi ini, coba cari waktu untuk membicarakan hubungan kalian selanjutnya. Biar bagaimanapun, pernikahan tidak hanya sekadar hidup bersama, tapi mengelola hubungan agar lebih baik lagi kedepannya serta memiliki keturunan sebagai penerus Anda dan pasangan.

3. Fokus pada Karier
Tidak sedikit pria yang menunda pernikahan karena pekerjaan. Dia hanya mau fokus untuk menggapai cita-citanya sebelum membangun sebuah keluarga. Pria seperti ini akan berpikir kalau setelah menikah tidak bisa lagi mengejar mimpi dan harapannya. Dia ingin pernikahan yang bahagia karena hasil usahanya. Jadi, Anda harus selalu menyemangati dia memperoleh kesuksesan. Semua ini juga demi masa depan kalian berdua.

4. Masih Ingin Bebas
Alasan ini sudah sering dibahas di berbagai buku. Pria kerap kali takut tidak dapat bebas setelah menikah. Tanggung jawab yang begitu besar akan menjadi beban dalam hidupnya. Oleh karena itu, dia takut berkomitmen serius dalam hubungan kalian. 

Coba Anda diskusikan baik-baik mengenai kelanjutan hubungan. Berikan keyakinan bahawa pernikahan bukan lah akhir dari kebebasan kaum pria. Kurangi sifat posesif dan cemburuan Anda supaya dia tidak merasa terkekang.

5. Berasal dari Keluarga Broken Home
Hal tersebut menjadi sesuatu yang paling sulit diatasi. Dia mempunyai pengalaman pahit mengenai sebuah keluarga. Dia selalu krisis kepercayaan dengan semua orang bahkan dengan Anda sekalipun. Dia tidak ingin mengalami kegagalan seperti kedua orang tuanya sehingga membuatnya sangat berhati-hati memilih wanita. 

Buat dia percaya bahwa Anda benar-benar mencintainya dan ingin hidup bersama selamanya. Mungkin Anda butuh bantuan konselor agar meyakinkan dia tentang pernikahan yang harmonis. Jangan melakukan hal bodoh yang bisa merusak keyakinannya dengan Anda.
Sumber